PLTP Sarulla dan Lahendong Jadi Pilot Project

PLTP Sarulla dan Lahendong Jadi Pilot Project

- detikFinance
Selasa, 12 Jun 2007 16:48 WIB
Jakarta - Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong, Sulawesi Utara dan PLTP Sarulla, Sumatera Utara akan menjadi pilihan pilot project untuk membuktikan bahwa penggunaan panas bumi bisa menurunkan subsidi pemerintah. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro langsung menunjuk PLN bersama Asosiasi Panas Bumi Indonesia untuk segera memberikan hitung-hitungannya dalam 2 minggu. "Jadi konkretnya, akan diambil 1 pilot project. Harus dibuktikan bahwa penggunaan panas bumi bisa menurunkan beban pemerintah, subsidi itu," ujarnya. Ia menyampaikannya usai menjawab pertanyaan peserta Geothermal Talk Show di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (12/6/2007). Purnomo menjelaskan, pilot project harus dilakukan pada sistem yang juga memiliki pembangkit dengan tenaga diesel. Sehingga bisa dilihat seberapa pengurangan BBM yang terjadi lalu berdampak pada pengurangan subsidi. Diharapkan, jika PLN bisa membeli panas bumi dengan harga lebih murah, maka sebagian bisa digunakan untuk menutup biaya pembelian BBM. "Konsepnya persis seperti (konversi) elpiji. Jadi saya minta tolong yang konkrit," tegasnya. Purnomo melakukan penunjukkan ini menanggapi desakan para produsen dan konsumen soal pengembangan panas bumi Indonesia yang terkesan lelet. Apalagi PP panas bumi sudah bertahun-tahun meringkuk di Sekretaris Kabinet. Sebelumnya, Kepala Divisi Analisis Subsidi Departemen Keuangan Abdurahman memaparkan soal penghematan subsidi jika memakai panas bumi. Dengan mengganti seluruh BBM untuk pembangkit listrik dengan panas bumi maka penghematan mencapai Rp 763 miliar. (lih/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads