Kehilangan Pasokan Gas
PLTGU Cilegon Mati Sementara
Rabu, 13 Jun 2007 12:51 WIB
Jakarta - PLTGU Cilegon untuk sementara akan berhenti beroperasi karena kehilangan pasokan gas. Dengan begitu, sistem Jawa akan mengalami kekurangan pasokan listrik untuk sementara. Direktur Pembangkitan PLN Ali Herman menyatakannya usai penandatanganan jual beli batubara di kantor pusat PLN, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2007). Ali menjelaskan, kehilangan pasokan gas itu karena CNOOC sebagai pemasok akan melakukan berbagai upaya perawatan pada sumur-sumur di lapangan Pabelokan, lepas pantai Laut Jawa. Perawatan sumur gas oleh CNOOC dilakukan untuk meningkatkan pasokan ke PLN. Namun hal itu menyebabkan penghentian pasokan gas ke PLTGU Cilegon."Mau diperbaiki, seminggu untuk maintenance," ujarnya. Namun Ali mengakui, pasokan gas untuk PLTGU selama ini memang dibawah standard. Jika standarnya mendapat pasokan gas 85-125 mmscfd, selama ini PLTGU Cilegon hanya dapat 40 mmscfd dari CNOOC.Dengan terhentinya pasokan gas itu, maka operasi PLTGU di Cilegon juga akan terhenti. Sehingga pasokan listrik untuk sistem Jawa juga akan berkurang. "Ya shutdown, kekurangan (gas)," tambah Ali yang juga memastikan tidak akan terjadi black out atau pemadaman total. Ali belum bisa menjelaskan berapa lama PLTGU ini berhenti beroperasi. "Saya belum tahu berapa lama, makanya saya ini mau langsung ke Cilegon," ujarnya tergesa-gesa meninggalkan wartawan.
(lih/qom)











































