Pesawat Masih Baru, Garuda Indonesia Tidak Melakukan B-Check

Pesawat Masih Baru, Garuda Indonesia Tidak Melakukan B-Check

- detikFinance
Rabu, 13 Jun 2007 21:24 WIB
Jakarta - Garuda Indonesia tidak menggunakan standar B-Check untuk merawat pesawat-pesawatnya karena kondisi pesawat masih tergolong baru. Dari perawatan A-Check, Garuda akan langsung melompat ke C-Check. Hal ini disampaikan oleh Base Operation Garuda Indonesia, Bimo Agus kepada detikcom di bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/6/2007)."B-Check itu untuk pesawat-pesawat yang sudah tua, Garuda tidak melakukan B-Check," katanya.Namun Bimo mengakui Garuda tetap melakukan perawatan lain secara berkala pada pesawat-pesawatnya. Selain daily check yang rutin dilakukan sebelum pesawat tinggal landas atau transit, ada prosedur A-Check, yaitu pemeriksaan berkala setiap 400-600 jam terbang.Setelah melakukan A-Check, Garuda akan langsung melakukan C-Check untuk setiap 3000 jam terbang dan D-Check yang dilakukan setiap 12000 jam terbang.Untuk masalah perawatan ini, Garuda memiliki Garuda Maintenance Facility Aero-Asia (GMF-AA) yang masih terletak di Kawasan Bandara Soekarno Hatta. GMF-AA merupakan pusat perawatan yang bisa menangani Boeing 737,747, Airbus A 330, DC-10, Fokker 28 dan MD 82.GMF-AA dilengkapi juga dengan engine shop sebagai tempat memperbaiki mesin dan ruangan test cell. Di test cell ini mesin yang selesai direparasi bisa di cek dulu di ruang ini sebelum dipasang ke tubuh pesawat.Menurut Bimo, menangani kerusakan pun berbeda prosedurnya. Jika pesawat cuma mengalami kerusakan ringan biasanya tidak perlu dibawa ke hanggar, cukup di tepi landasan pacu. "Istilahnya line maintenance". tambahnya.Pesawat baru dimasukan ke hanggar jika mengalami kerusakan yang cukup berat. Atau istilah dalam dunia penerbangannya hanggar maintenance.GMF-AA juga terbuka bagi pesawat-pesawat dari maskapai lain, tidak hanya Garuda. (rdf/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads