RI Sia-siakan Investasi Jepang

RI Sia-siakan Investasi Jepang

- detikFinance
Kamis, 14 Jun 2007 19:26 WIB
Jakarta - Indonesia dinilai masih menyia-nyiakan bantuan proyek dari pemerintah dan investor Jepang. Birokrasi Indonesia dinilai masih menghambat realisasi investasi dari Jepang untuk proyek-proyek di Indonesia.Demikian disampaikan Ketua Komite Ekonomi Jepang Kadin Indonesia Kusumo A.Martoredjo usai penyerahan penghargaan Kaisar Jepang yang disampaikan DutaBesar Shin Ebihara kepada Mantan kepala Bappenas Djunaedi Hadisumarto dikediamannya Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis(14/6/2007)."Penghalangnya birokrasi. Mereka masih mengeluhkan itu, terlalu banyak birokrasi, seabrek-abrek," ujarnya.Kusumo mengatakan selama kurun waktu 40 tahun, Jepang menyediakan dana sebesar 2,5 triliun yen untuk 700 proyek di Indonesia. Namun, dari jumlah tersebut yang terealisasi hanya 40 proyek.Kusumo jua mengatakan pemerintah dan investor asal Jepang masih berminat terhadap proyek-proyek infrastruktur dan bisnis ritel di Indonesia.Sementara itu, penghargaan Kaisar Jepang tersebut diberikan ke Djunaedi karena dianggap berperan dalam mempererat hubungan ekonomi Jepang dan Indonesia.Menurut Djunaedi, Indonesia dan Jepang memiliki hubungan yang baik dan saling menguntungkan dalam hal ekonomi."Kalau eknomi kita mempunyai mutual benefit dan nantinya economic partnership agremeent akan segera ditandatangani dan memperat hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang," ujarnya. (ard/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads