Shell Bidik RON 88
Jumat, 15 Jun 2007 12:55 WIB
Jakarta - Shell Indonesia mengaku tertarik untuk mengikuti bisnis distribusi RON 88 alias BBM jenis Premium yang sedang dikaji kemungkinannya akan dilepas ke pasar. CEO Shell Indonesia Darwin Silalahi menyatakannya usai prelaunching program bina usaha Shell di Ritz Carlton, Kuningan, Jumat (15/6/2007). "Akan sangat bagus bila kami bisa juga berikan bahan bakar diluar premium yang kami jual," ujarnya. Produk premium Shell yang dimaksudkan adalah produk BBM kelas atas atau non subsidi seperti RON 92 (sekelas Pertamax) dan RON 95 (sekelas Pertamax Plus). Namun, Darwin menegaskan, Shell akan menunggu kepastian regulasi yang sedang dibahas pemerintah. "Kalau regulasi sudah lebih bagus dan memungkinkan kami akan masuk. Kami tentu tertarik untuk masuk juga," ujarnya. Darwin juga menegaskan kembali minat Shell untuk ikut mendistribusikan BBM bersubsidi. "Dan tentunya kami sangat menyambut rencana-rencana pemerintah untuk memungkinkan pemain-pemain baru untuk juga bisa berikan BBM subsidi," tambahnya. Modali Pengusaha MudaDalam kesempatan tersebut, Shell menyatakan kesiapannya memodali Rp 125 juta untuk 5 pengusaha muda yang lulus seleksi program bina usaha YES! (Young Enterpreneurs Start-UP) tahun ini. Setiap pemenang akan mendapat Rp 25 juta plus bimbingan konsultan profesional. Syaratnya adalah usaha baru berjalan maksimal 2 tahun dan pengusaha bersangkutan berumur 18-32 tahun. Program ini akan dimulai pada 19 Juni mendatang dengan bekerjasama dengan Indonesia Business Links, Standard Chartered Bank, Mc Kinsey and Company, dan Yayasan Progressio. "Dengan brand 3 perusahaan itu saja (Shell, Standard Chraterd Bank, dan Mc Kinsey) saja sudah memberi comfort bagi pemodal untuk investasi," ujar Darwin. YES Programme Manager Mohamad Fahmi menjelaskan, modal dan bimbingan akan diberikan selama 2 tahun. Selanjutnya akan dievaluasi apakah masih butuh pendampingan atau tidak. "Penyerapan modalnya tergantung setiap usaha," ujarnya. Pada 2007 hingga 2008 Shell akan menggelar Shell Bright Ideas Workshops di 24 lokasi di Indonesia (setiap tahunnya 12 lokasi), 2 kali Shell Business Start-Up Awards pada November 2007 dan 2008. Juga akan digelar Bright Ideas Workhops di 4 Universitas, serta workshop untuk anak muda yang ingin jadi Shell Retailers pada September 2007.
(lih/qom)











































