11 Provinsi Ajukan Diri Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
Senin, 18 Jun 2007 12:23 WIB
Jakarta -
Sebanyak 11 provinsi mengajukan diri untuk menjadi daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Namun tidak semuanya akan dikabulkan, karena Tim KEK sudah mematok syarat yang cukup berat."Untuk mendapatkan status KEK, Timnas KEK telah menetapkan kriteria antara lain komitmen yang kuat dari Pemda yang mengikuti harmonisasi Perda, alokasi lahan yang jelas dan adanya unit pelayanan terpadu," jelas Menperin Fahmi Idris dalam raker dengan Komisi VI DPR RI, Senin (18/6/2007)Selain itu, provinsi tersebut juga harus memenuhi persyaratan tata ruang, infrastruktur dan memiliki lahan industri minimal 500 hektar. Ke-11 provinsi yang mengajukan diri untuk menjadi KEK adalah Sumut, Riau, Kepri, Sumsel, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Sulsel, Sulteng, Sulsel. Untuk Sumut mengajukan dua kawasan yakni Medan dan Kuala Tanjung. Sementara Kepri mengajukan Batam untuk khusus elektronika, mekatronik, shipyard, Bintan untuk TPT, foodware dan pariwisata serta Karimun untuk shipyard, logam, komponen, agro dan hasil laut. Sementara Jawa Tengah mengajukan kawasan industri perhiasan Gemopolis dan industri perkapalan Lamongan. Dan Sulteng mengajukan Palu untuk menjadi kawasan khusus industri rotan.Kendal Jadi KEKBerkaitan dengan penunjukkan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sebagai KEK, Fahmi mengatakan saat ini prosesnya sudah memasuki studi kelayakan. Gubernur Jateng melalui Menko Perekonomian minta bantuan untuk membuat studi kelayakannya. "Pandangan awal tentang daerah Kendal berpotensi menjadi kawasan ekonomi khusus bagi industri otomotif karena tenaga kerja yang cukup memadai di daerah sekitarnya. Selain itu, infrastruktur yang relatif mudah dibangun dan lokasi yang masih dalam jangkauan distribusi industri komponen otomotif," jelasnya.Fahmi menjelaskan, di Indonesia saat ini terdapat sekitar 20 perusahaan industri perakit kendaran roda empat, 77 perusahaan perakit sepeda motor yang didukung oleh sekitar 250 perusahaan industri komponen yang memroduksi mulai dari komponen universal sampai komponen utama seperti mesin dan transmisi. Diharapkan dengan industri otomotif di Kendal akan mendorong pertumbuhan industri otomotif di Jateng. Penyebaran industri diluar pulau Jawa adalah salah satu misi Depperin dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah diluar Jawa.
(qom/ir)










































