Pasar Belum Bersahabat, Blok Natuna Urung Dilepas

Pasar Belum Bersahabat, Blok Natuna Urung Dilepas

- detikFinance
Selasa, 19 Jun 2007 17:37 WIB
Jakarta - Pemerintah masih urung melepas Blok Natuna D Alpha karena menilai belum ada pasar yang mampu menyerap gas dari blok tersebut. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menyatakannya dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (18/6/2007). Purnomo menjelaskan, gas dari Natuna D Alpha menjadi sangat mahal karena memiliki kandungan CO2 yang tinggi, sekitar 70%. Sehingga untuk memisahkan CO2 itu membutuhkan teknologi tinggi yang investasinya sangat mahal. Karena biaya produksi yang begitu tinggi, sehingga harga gas menjadi tinggi juga. "Kalau Natuna dikembangkan sekarang, kandungan CO2 nya tinggi, untuk mem-purified-nya mahal. Jadi pasarnya harus tinggi," ujarnya. Ia memperkirakan harga gas Natuna D Alpha membutuhkan pasar yang mampu membeli dengan harga yang lebih tinggi dari pasar Jepang sebagai pasar tertinggi saat ini, yaitu US$ 7/mmbtu. Apalagi untuk pasar domestik yang kemampuan belinya masih US$ 3,5-4/mmbtu, belum ada yang mampu membeli gas itu. "Sementara ini market belum bersahabat dengan Natuna," tambahnya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads