Revitalisasi Pabrik Gula Sulit

Revitalisasi Pabrik Gula Sulit

- detikFinance
Kamis, 21 Jun 2007 18:31 WIB
Jakarta - Keinginan pemerintah untuk melakukan revitalisasi 52 pabrik gula yang sudah uzur tampaknya sulit dilakukan. Hal ini dikarenakan perbedaan level efisiensi setiap pabrik gula masih sangat besar."Jadi kendala nya adalah inefisiensi dari pabrik gula. Ada yang efisien dan ada yang tidak efisien," kata anggota Komisi VI DPR RI Didik J Rachbini usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/6/2007).Didik mengatakan, langkah revitalisasi pabrik gula harus dilakukan seiring dengan transformasi pabrik ke luar pulau Jawa. Alasannya, harga tanah untuk perkebunan di luar Jawa relatif masih murah. Di samping itu, pabrik gula di Jawa juga sudah banyak yang tua dan tidak efisien."Momentum revitalisasi sudah tepat, tapi kayanya tidak bisa semua diefisienkan karena usia pabriknya sudah tua," lanjutnya.Pengamat ekonomi ini juga mengingatkan untuk mewaspadai tingginya harga gula di pasar baik dalam maupun luar negeri. Menurut dia, harga gula saat ini lebih dipengaruhi oleh kebijakan politik seperti proteksi di bidang tarif dan diberlakukannya kuota impor."Kalau proteksi itu dibuka, maka hal itu akan jadi persoalan," tandasnya. (ken/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads