PGN Jamin Pasokan Gas Jabar Kembali Normal Juli 2007
Senin, 25 Jun 2007 13:48 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjamin volume pasokan gas untuk industri di Jawa Barat akan kembali normal Juli 2007 mendatang seiring mengalirnya gas melalui pipa SSWJ (South Sumatera West Java) dengan volume 170 juta kaki kubik per hari (mmscfd).Demikian disampaikan Direktur Utama PGN Sutikno usai rapat dengar pendapat dengan komisi VII DPR di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (25/6/2007)."Kalo bicara target volume seperti yang saya janjikan akan mengalir 170-200 mmscfd akan tercapai," ujarnya.Sutikno menjelaskan, tambahan gas itu tidak langsung mengalir dengan volume 170 mmscfd, melainkan secara bertahap dan diperkirakan volume 170 mmscfd baru dapat dialirkan sepenuhnya dari lapangan gas Pertamina pada akhir Juli 2007.Pasokan gas ke industri di Jawa Barat terganggu sejak April 2007 karena turunnya pasokan dari Pertamina EP JBB. Pasokan volume gas ke Jawa Barat sejak April 2007 hanya 60 mmscfd dari volume normal 96 mmscfd.Penurunan pasokan itu berdampak negatif bagi industri di Jawa Barat.Dalam kesempatan yang sama Sutikno juga mengatakan PGN masih belum dapat memastikan penyelesaian jalur pipa gas Grissik-Pagardewa yang terhambat akibat banjirnya Sungai Musi."Baru minggu depan kita tahu kapan selesainya," ujarnya.Sejak pekan lalu PGN juga telah mengerahkan alat berat untuk membuat tanggul penghalang banjir. Banjir tersebut juga kemungkinan menunda penyelesaian jalur gas tersebut yang direncanakan September 2007 dengan penyaluran gas sebesar 50 mmscfd dari lapangan Conoco Phillips.Selain itu, PGN juga memastikan kenaikan harga gas industri Agustus mendatang sebesar 10 persen dari US$ 5/mmbtu menjadi US$ 5,5/mmbtu. Kenaikan harga tersebut karena harga dari Pertamina sebagai produsen gas naik dari US$ 2,5/mmbtu menjadi US$ 4/mmbtu.
(lih/ard)











































