Separuh Penduduk RI Miskin Gara-gara Minyak Goreng
Selasa, 26 Jun 2007 10:49 WIB
Jakarta - Harga beras dan minyak goreng yang terus melonjak kian membebani rakyat Indonesia. Sementara pendapatan tidak bertambah.Dengan menggunakan patokan pendapatan Bank Dunia, hampir separuh rakyat Indonesia kini masuk kategori miskin."Mempergunakan ukuran pendapatan 2 dolar AS per hari dari Bank Dunia, maka 49 persen penduduk Indonesia kini tergolong miskin," ujar Ketua Dewan Direktur CIDES Umar Juoro dalam diskusi di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (27/6/2007).Pemerintah memakai patokan kemiskinan dengan pendapatan 1,55 dolar AS per hari. Itu pun pada 2006, jumlah rakyat miskin mencapai 16,7 persen. Di akhir 2007, jumlah rakyat miskin bisa bertambah seiring tingginya harga beras dan minyak goreng."Sehingga target pemerintah untuk mencapai tingkat kemiskinan 8,2 persen pada 2009 niscaya akan sulit dicapai," kata dia.Umar menambahkan, tidak ada solusi tunggal untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia. Penanaman modal asing yang menekan buruh akan ditentang serikat buruh dan LSM. Otonomi daerah pun menuntut inisiatif pemda untuk menyejahterakan penduduknya. "Pemerintah seharusnya membuat pengeluaran untuk jasa pelayanan sosial, dan pertumbuhan ekonomi untuk golongan miskin," ujarnya.
(umi/nrl)











































