Setoran ke APBN Turun, Dirjen Pajak Salahkan Restitusi

Setoran ke APBN Turun, Dirjen Pajak Salahkan Restitusi

- detikFinance
Selasa, 26 Jun 2007 12:37 WIB
Jakarta - Penerimaan pajak dalam APBNP 2007 direvisi turun menjadi Rp 489,9 triliun, dari target semula Rp 509,5 triliun. Menurut Dirjen Pajak Darmin Nasution, penerimaan pajak sebenarnya tidak turun jika dibandingkan penerimaan dalam APBN 2006."Penerimaan pajak tidak turun walaupun targetnya diturunkan. Tahun lalu kan Rp 371 triliun targetnya, tetapi yang tercapai Rp 358 triliun. Jadi ada kekurangan," ujar Darmin usai peresmian kantor pelayanan pajak (KPP) Pratama di Jalan TB Simatupang No 29, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2007).Menurut Darmin, untuk target setoran pajak dalam APBNP 2007 dihitung berdasarkan capaian tahun lalu yang sebesar Rp 358 triliun.Menkeu Sri Mulyani sebelumnya menyatakan, penerimaan pajak dalam APBNP 2007 direvisi menjadi Rp 489,9 triliun dari target semula Rp 509,5 triliun. Penurunan pendapatan pajak itu dari penurunan PPh dari Rp 261,7 triliun menjadi Rp 250 triliun, PPN Rp 161 triliun menjadi Rp 152 triliun, cukai tetap Rp 42 triliun.Untuk pajak perdagangan internasional, meningkat sedikit karena harga komoditas, dari Rp 14,9 triliun menjadi Rp 17,1 triliun, PNBP dari Rp 210 triliun menjadi Rp 191,9 triliun, dan hibah tetap Rp 2,7 triliun.Selain karena menyesuaikan dengan realisasi penerimaan pajak pada tahun lalu, turunnya target pajak tahun ini disebabkan karena adanya restitusi. Darmin menjelaskan, pembayaran restitusi PPN pada tahun lalu hanya sebesar Rp 5-6 triliun."Tahun ini kita harus membayar restitusi PPN yang berasal dari tunggakan tahun 2000-2005. Hingga akhir Mei, kita harus membayar 12,5 triliun sehingga akhir Juni bisa Rp 15 triliun. Tahun lalu kan tidak sampai Rp 15 triliun," jelas Darmin. "Kalau restitusinya meningkat, maka tentu penerimaan nettonya menurun. Kenaikan restitusi ini mempengaruhi penerimaan netto," tambahnya. (qom/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads