Komite Nasional OPEC RI Dibentuk Juli 2007
Kamis, 28 Jun 2007 08:46 WIB
Jakarta - Indonesia akan punya Komite Nasional Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) bulan Juli 2007. Komite ini akan mempunyai akses langsung terhadap data-data OPEC yang bisa dikembangkan di Indonesia. Gurbenur OPEC untuk Indonesia Maizar Rahman menjelaskan, selama ini Indonesia sudah membayar mahal dengan menjadi anggota OPEC. Kini sudah saatnya memanfaatkan keanggotaan Indonesia di organisasi negara penghasil minyak ini. "Kita itu bayarnya 2 juta euro/tahun. Jadi, kita sudah bayar mahal sebagai anggota OPEC. Jadi sekarang kita ambil datanya, kita ditribusikan disini," ujarnya disela-sela RDP dengan komisi VII DPR yang berakhir Kamis dini hari (28/6/2007). Beberapa kajian yang bermanfaat untuk Indonesia adalah prospek kilang 5 tahun kedepan, penggunaan biofuel masa depan, dan lainnya. "Info energi kan fluktuatif, jadi kita bisa lihat posisi kita dimana," tambahnya. Anggota komite ini akan terdiri dari perwakilan departemen ESDM, BP Migas, Dirjen Migas, Pertamina, dan para ahli profesional. Saat ini Maizar mengaku penyusunan Surat Keputusan Menteri ESDM terkait hal itu sedang finalisasi. "Yah enggak lama lagi sudah jadi, Juli lah" katanya.
(lih/ir)











































