PLN Tenderkan Penyewaan Genset

Atasi Krisis Listrik

PLN Tenderkan Penyewaan Genset

- detikFinance
Kamis, 28 Jun 2007 14:45 WIB
Jakarta - PT PLN (persero) akan segera menggelar tender penyewaan genset. Langkah itu dilakukan untuk mengamankan pasokan listrik disejumlah wilayah yang mengalami krisis.Penyewaan genset dilakukan karena pembangunan pembangkit masih memerlukan waktu yang lama hingga 2009-2010.Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam konferensi pers dikantor pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (28/6/2007)."Untuk mengatasi krisis listrik secara sempurna, pembangkit baru akan selesai 2009-2010. Sementara kita menunggu pembangunan pembangkit, untuk mengatasi masalah jangka pendek diupayakan PLN membeli atau membeli diesel atau genset," kata Purnomo.Menurut Purnomo, mesin diesel atau genset itu nantinya akan menggunakan BBM jenis Marine Fuel Oil (MFO), yang harganya lebih rasional dan tidak membebani subsidi.Sementara Dirut PLN Eddie Widiono menambahkan, krisis listrik seperti di Sumut sebenarnya sudah disediakan sejumlah sumber dayanya. Sayangnya, resources itu tidak bisa selesai lebih cepat dari 2008. "Sewa diesel skala besar tidak semuanya tersedia didalam negeri. Sebagian harus didatangkan perlatan dari luar negeri, sehingga tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat," jelasnya.Mengenai tendernya, menurut Eddie nantinya akan dilakukan masing-masing daerah. Defisit listrik di seluruh Indonesia saat ini mencapai 330 MW di sejumlah wilayah seperti Sumut, Kalbar, Kaltim, Sulut. Berdasarkan data PLN, jumlah daerah yang dinyatakan mengalami krisis dengan beban diatas 10 MW ada 26 lokasi, dan yang dibawah 10 MW ada 60 lokasi. Dirjen Listrik J Purwono mengatakan, selama tahun 2007 akan ada pengadaan pembangkit listrik tenaga suara bagi untuk 33 ribu kepala keluarga di daerah terpencil. Pembangkit mini ini merupakan salah satu alternatif untuk daerah terpencil."Ini merupakan program pemerintah yang ada di APBN, yang tahun ini dianggarkan Rp 3,1 triliun," ujarnya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads