Pemerintah Gelar Pekan Produk Budaya
Kamis, 28 Jun 2007 19:06 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menggelar Pekan Produk Budaya Indonesia (PPBI) untuk melestarikan dan memproteksi produk budaya Indonesia dari klaim negara lain. PPBI yang akan dilaksanakan pada 11-15 Juli 2007 di Jakarta Convention Center ini merupakan pameran produk kerajinan dan gelar seni budaya berskala nasional yang pertama kali diadakan."PPBI diharapkan mampu mencapai kesepakatan bagaimana menghimpun dan menggali warisan budaya bangsa yang pada akhirnya akan lahir juga konsep yang melahirkan rekomendasi Program Nasional Pemberdayaan Potensi Budaya Masyarakat," kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah Departemen Perindustrian Sakri Widhianto saat konferensi pers di Departemen perindustrian Jalan Gatot Subroto, Jakarta, kamis (28/6/2007).Keseriusan pemerintah dalam program warisan budaya dibuktikan dari dana yang dianggarkan untuk program ini yaitu sebesar Rp 32,6 trilyun untuk periode 2007-2009 melalui program pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan.Untuk tahun 2007 diharapkan dana tersebut tersampaikan ke 2.887 kecamatan, tahun 2008 menjangkau 3.800 kecamatan dan tahun 2009 menjangkau 5.293 kecamatan. Diperkirakan setiap kecamatan akan memperoleh alokasi dana antara Rp 1,5-Rp 3 miliar.Langkah ini juga ditempuh pemerintah guna menjadikan kekayaan warisan budaya Indonesia sebagai kekuatan ekonomi nasional yang handal.Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) Departemen Perdagangan Bachrul Chairi menyatakan negara tetangga Indonesia seperti Singapura telah mengklaim sekitar 3 persen dari GDP-nya berasal dari industri kreatif."Potensi Indonesia yang besar berasal dari beberapa jenis produk yang potensinya digali dari dalam negeri seperti jamu dan obat tradisionl, herbal dan spa serta produk pangan khas Indonesia yang diminati wisatawan. Produk ini berpotensi menjadi andalan ekspor non migas serta untuk menjadi daya tarik pariwisata," kata Bachrul.
(arn/ard)











































