Insentif Pembangunan Kilang Dibahas Pekan Ini
Senin, 02 Jul 2007 13:12 WIB
Jakarta - Pemerintah segera menjawab desakan DPR terkait pemberian insentif untuk pembangunan kilang di Indonesia. Pekan ini Dirjen Migas Luluk Sumiarso mengundang para pelaku pengolahan migas untuk membahas secara insentif, sampai pembentukan asosiasi sektor pengolahan migas. "Minggu ini kami undang para pelaku pengolahan migas baik BBM dan Elpiji. Duduk sama-sama kami fasilitasi untuk bentuk asosiasi," ujarnya di kantor ESDM, Jakarta, Senin (2/7/2007). Ia mengatakan, kondisi pemain di sektor ini sudah berubah. Jika dulu pembangunan kilang hanya dimainkan oleh Pertamina, kini sudah banyak pemain swasta yang ikut terjun ke sektor ini. "Dulu hanya ditangani satu perusahaan saja, sekarang mulai banyak pemain. Dengan duduk bersama banyak aspek yang bisa dipelajari. Aspek teknis, sosial," ujarnya.Sebut saja Humpuss yang memiliki kilang di Lhok Sumawe, Aceh dan di Cepu, Jawa Timur. Kilang Humpus di Jawa Timur saat ini sedang dipertimbangkan untuk digunakan mengolah minyak dari blok Cepu. Sebelumnya Komisi VII DPR mendesak pemerintah untuk memberi insentif untuk pembangunan kilang di Indonesia. Hal itu merupakan hasil keputusan RDP Komisi VII dengan Pertamina yang berlangsung Rabu malam (27/6/2007).
(lih/qom)











































