Paul Wolfowitz, Dari Skandal ke Peneliti
Selasa, 03 Jul 2007 10:53 WIB
Washington - Paul Wolfowitz, mantan presiden Bank Dunia yang mundur gara-gara skandal pemberian gaji buat pacarnya, akhirnya memutuskan untuk menjadi peneliti di The American Enterprise Institute.Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (3/7/2007). The American Enterprise Institute (AEI) merupakan institusi swasta, non partai, dan nirlaba yang memiliki fokus untuk penelitian di bidang tata pemerintahan, politik, ekonomi dan kesejahteraan sosial.Wolfowitz mulai aktif sebagai peneliti di lembaga yang berkedudukan di Washington itu pada hari Senin 2 Juli 2007. "Wolfowitz akan berurusan dengan isu pembangunan, entrepreneurship, Afrika, dan kerja sama pemerintah-swasta," tulis organisasi itu dalam sebuah pernyataan.Presiden AEI Christopher DeMuth mengatakan Wolfowitz dikenal karena kecakapannya dalam bidang reformasi, keterbukaan politik dan pembangunan. "Hal ini terlihat dari disertasi doktor yang ditulis Wolfowitz soal desalinasi air," ujarnya. The American Institute biasanya mensponsori penelitian, seminar dan menerbitkan buku secara berkala. Posisi Wolfowitz di Bank Dunia akan digantikan oleh Robert Zoellick yang notabene lulusan Universitas Harvard. Zoellick rela melepas posisinya di Goldman Sachs untuk menjadi Presiden Bank Dunia yang ke-11.Salah satu tugas Zoellick adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat dunia terhadap Bank Dunia yang sempat digoyang skandal Wolfowitz.Setelah mundurnya Wolfowitz, saudaranya Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), juga diguncang, karena Direktur Pelaksana Rodrigo Rato mengumumkan pengunduran dirinya. Rodrigo mundur karena alasan keluarga.Beberapa analisis mengatakan, dua institusi yang lahir seusai Perang Dunia II ini sedang berusaha untuk mempertahankan legitimasi mereka di tengah-tengah perubahan situasi ekonomi global.
(ddn/qom)











































