Harga Susu Sapi Melonjak
Susu Kedelai Diserbu Peminat
Selasa, 03 Jul 2007 12:20 WIB
Solo - Tak ada rotan akar pun jadi. Pepatah klasik itu berlaku kembali dalam pemenuhan kebutuhan gizi keluarga warga Solo. Setelah harga susu melambung tinggi, susu kedelai dilirik sebagai alternatif pengganti. Produsen jadi kewalahan dalam pengadaannya.Bukan karena harga susu di pasaran mahal, lalu Tuti Handayani melirik peluang pasar. Warga Perumahan Tiara Ardi G 2, Mojosongo, Solo, itu sudah setahun terakhir menggeluti usaha pembuatan susu yang dibuat dari sari biji kedelai.Tuti mengaku semula membuat susu kedelai hanya untuk kebutuhan keluarga, namun rupanya banyak tetangga berminat mengonsumsi susu kedelai buatannya. Akhirnya dia memutuskan untuk membuat susu sari kedelai dalam jumlah lebih banyak.Dia lalu menitipkan ke warung-warung di sekitar tempat tinggalnya. Segelas kecil susu kedelai yang telah dibungkus plastik dijualnya dengan harga Rp 750. Setiap pekan dia membuat 40 bungkus untuk dijual kepada para tetangga.Seiring kenaikan harga susu di pasaran sepekan terakhir, susu kedelai buatan Ny Tuti makin banjir peminat. Ada yang langsung memesan ke ruamhnya, ada pula yang memesan lewat warung-warung yang biasa dititipi produk tersebut."Selama sepakan ini setidaknya saya harus membuat 70 bungkus setiap pekan. Hasilnya cukup lumayan buat nambah penghasilan keluarga, meskipun memang agak kerepotan karena saya tidak mempunyai pekerja untuk membantu pembuatannya," papar Ny Tuti, Selasa (3/7/2007).Pembuatan susu kedelai itu memang relatif mudah dan dapat dikerjakan dengan alat-alat sederhana. Setelah dicuci bersih berulang-ulang, biji-biji kedelai itu dibiarkan selama beberapa waktu agar menjadi lunak. Selanjutnya biji kedelai itu dihaluskan dengan mesin blender.Kedelai yang telah menjadi bubur lalu disaring untuk diambil air atau sarinya. Sari kedelai berwarna putih itu lalu direbus. Setelah direbus selama empat jam sehingga bau kedelainya telah hilang. Selanjutnya susu sari kedelai itu siap untuk disantap.Untuk memberi aroma Tuti menambahkan sesuai yang dimaui. Misalnya rasa pandan, rasa jahe untuk, rasa strawberi dan rasa coklat. Ada juga yang dijual apa adanya tanpa ditambah lagi dengan aroma lain."Susu kedelai ini memiliki kandungan gizi dan protein yang tak kalah tingginya dengan susu sapi. Kandungan karbohidrat serta vitaminnya sangat dibutuhkan oleh anak-anak maupun orang dewasa," ujar Tuti berpromosi.
(mbr/qom)











































