Beras Sempat Mahal, Penjualan Mie Indofood Naik 12,5%

Beras Sempat Mahal, Penjualan Mie Indofood Naik 12,5%

- detikFinance
Rabu, 04 Jul 2007 13:03 WIB
Jakarta - Harga beras yang sempat naik tajam pada awal tahun ini membuat masyarakat beralih mengonsumsi mie instan. Volume penjualan mie dari Indofood selama semester pertama 2007 tumbuh 12,5 persen.Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang usai acara Corporate Social Responsibility (CSR) di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta, Rabu (4/7/2007)."Jadi ada dampak substitusi, saya rasa itu berpengaruh," ujarnya. Penjualan mie instan yang meningkat juga terjadi karena meningkatnya pangsa pasar dan efisiensi di tingkat manajemen Indofood.Namun ketika ditanya berapa angka penjualan mie instan selama semester pertama, dia mengaku tidak ingat. "Waduh saya nggak ingat, tanya yang lain saja," ujarnya.Untuk divisi lainnya, yakni penjualan terigu, pria yang akrab dipanggil Franky mengatakan penjualannya tumbuh 2 persen selama semester 1 dibanding tahun sebelumnya. "Kalau sampai akhir tahun kan tumbuh 5-7 persen," ujarnya.Sedangkan untuk penjualan minyak kelapa sawit mentah (CPO), walau harganya di pasar internasional sedang naik, pertumbuhan penjualannya masih stagnan.Hal ini terjadi karena areal perkebunan belum ditambah. "CPO yang pasti flat karena kebunnya juga belum tumbuh," ujarnya.Saat ini CPO yang diproduksi Indofood targetnya 350.000 ton pada tahun ini. Sampai Juni diharapkan bisa tercapai setengahnya. (ddn/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads