Imbas Program Konversi
Produsen Tabung Gas Melonjak
Rabu, 04 Jul 2007 15:14 WIB
Bogor - Program konversi minyak tanah ke elpiji ternyata berdampak positif terhadap investasi di dalam negeri. Meskipun di sisi lain program ini membuat minyak tanah langka.Dampaknya yakni jumlah produsen tabung gas elpiji naik lebih dari 5 kali lipat. Produsen yang sudah ada di Indonesia pun menambah investasi berupa penambahan mesin produksi tabung gas 3 kg."Jumlah produsen tabung gas tahun ini ada 32 perusahaan sebelumnya hanya ada 6, ke 32-nya merupakan penanaman modal dalam negeri," ujar Direktur Industri Logam Putu Suryawirawan saat mengunjungi pabrik tabung gas PT Metalindo Teratai Putra, Jalan Raya Narogong, Cileungsi, Bogor, Rabu (4/7/2007).Total kapasitas produksi untuk tabung gas 3 kg saat ini telah mencapai 32 juta unit per tahun. "Dengan produksi sebanyak ini keterlaluan kalau sampai impor, karena setiap kali ada order ada saja yang mengkhawatirkan tabungnya berasal dari impor, maka kita sekarang melakukan tinjauan pabrik supaya bisa melihat fakta kondisi pabrik," ujarnya.Ketua Asosiasi Industri Tabung Baja (Asitab) Tjiptadi mengatakan produksi tabung gas saat ini berlimpah bahkan sampai menumpuk di Pertamina. Hingga bulan Juni 2007 berdasarkan data pasokan Asitab jumlah tabung yang menumpuk mencapai 3 juta unit akibat tersendatnya distribusi dari Pertamina ke masyarakat."Padahal pada Agustus mendatang para produsen gas dalam negeri berencana menambah investasi dengan meningkatkan kapasitas produksi, totalnya Rp 250 miliar," ujarnya.Tim yang mengunjungi pabrik tabung gas ini merupakan tim konversi energi yang terdiri dari Depperin, Departemen ESDM, Pertamina, Asitab, Apkogi (Asosaio Produsen Kompor Gas Indonesia), dan staf Wakil Presiden. Ada 5 pabrik yang dikunjungi yakni , PT Sumber Cipta Karya Bakti, PT Metalindo Teratai Putra, PT Wika Intrade di Jalan Raya Narogong, PT Rangga Sugiran Prakarsa di Jalan Mercedes Benz, Cicadas, dan PT Hamasa Steel Center di Citeureup.Kunjungan tim ini juga merupakan kunjungan awal sebelum kunjungan Wapres untuk mengecek kesiapan industri dalam rangka konversi minyak tanah ke elpiji.
(ddn/ir)











































