Rapor APBN Semester I Merah
Kamis, 05 Jul 2007 18:28 WIB
Jakarta - Perkiraan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada semester I-2007 sepertinya tidak akan mencapai target yang sudah ditetapkan dalam APBN.Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan panitia anggaran DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2007)Perkiraan realisasi pendapatan negara dan hibah mencapai Rp 286,36 triliun atau 39 persen dari target APBN. Terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp 205,634 triliun atau 40,4 persen dari target APBN dan penerimaan negara bukan pajak Rp 80,36 triliun atau 38,1 persen dari target.Hingga 15 Juni 2007, pendapatan negara dan hibah mencapai Rp 260,64 triliun atau 36 persen dari saasaran yang ditetakan dalam APBN 2007 sebesar Rp 723,057 triliun. Sampai dengan 15 Juni 2007 realisasi penerimaan atas laba BUMN baru mencapai Rp 1,34 triliun atau 7 persen target."Dengan memperhatikan hal tersebut, maka dalam semester 1 diperkirakan penerimaan atas laba BUMN mencapai Rp 1,92 triliun atau 10,1 persen dari sasaran APBN 2007. Hal ini karena banyak BUMN yang belum melaksanakan RUPS, karena pendapatan pemerintah kan dari dividen. Tapi untuk triwulan III dan IV biasanya meningkat," ujarnya.Realisasi belanja juga diperkirakan meleset. Untuk belanja negara pada semester I diperkirakan mencapai Rp 288,39 triliun atau 37,8 persen dari target APBN. Belanja pusat mencapai Rp 173,3 triliun, atau 34,3 persen dari target sementara belanja daerah Rp 115,07 triliun atau 44,5 persen dari target.Untuk defisit anggaran pada semester pertama tahun 2007 tercatat sebesar Rp 2,02 triliun.Asumsi Makro Semester I-2007Asumsi makro seperti pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 6,0-6,1 persen. Inflasi 6,1 persen, nilai tukar rupiah Rp 9.050 per dolar AS. Suku bunga SBI 3 bulan sebesar 8 persen dan harga minyak US$ 61,4 per barel.
(ddn/qom)











































