Kena Larangan Terbang, Garuda Tetap Buka Rute Eropa
Jumat, 06 Jul 2007 15:19 WIB
Jakarta - Larangan terbang bagi maskapai penerbangan Indonesia di Eropa tidak membuat maskapai Garuda Indonesia ciut. Garuda tetap berencana membuka rute baru ke Eropa yang dulu sempat ditutup pada tahun ini.Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta (6/7/2007)."Kan dua bulan yang akan datang mereka akan datang untuk revisi kembali dengan data-data baru, mereka akan baik kembali," jelasnya.Sofyan menambahkan larangan terbang itu akan tidak berdampak terhadap burung besi berplat merah ini."Sebenarnya dampaknya ke Garuda tidak ada dampak, karena Garuda tidak terbang ke Eropa, tapi pariwisata kita yang terganggu karena walaupun Garuda tidak terbang ke Eropa, orang punya asumsi bahwa penerbangan Indonesia tidak aman. Oleh sebab itu, Menhub sangat kecewa dengan itu dan beliau akan melakukan tindakan yang dibenarkan sistem hukum kita," jelasnya. Sofyan juga mengatakan bahwa dirinya sudah bertemu dengan pihak ICAO (International Civil Aviation Organization). "Saya sudah ketemu, ini kelihatannya kesalahan informasi," ungkapnya. Sementara untuk progres restrukturisasi Garuda dengan ECA (European Credit Agency) Sofyan mengatakan bahwa yang dibicarakan adalah soal teknis. "Kita sudah menjawab dan mengajukan Garuda paling sedikit supaya diusahakan untuk mengirimkan proposal teknis pd ECA, dan ECA akan merespon proposal teknis itu," ujarnya. Dia menambahkan, proposal teknis tersebut sudah dikirim oleh Garuda, akan tetapi masih menunggu hasil negosiasi. "Itu opsinya banyak macam, artinya dengan berbagai variabel supaya Garuda bisa terbang tinggi. Itu negosiasi nanti," jelasnya.
(dnl/ddn)











































