Eksploitasi Pasir Laut Bakal Marak Lagi

Eksploitasi Pasir Laut Bakal Marak Lagi

- detikFinance
Selasa, 10 Jul 2007 17:13 WIB
Jakarta - Pengusaha pasir yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Penambangan dan Pemasaran Pasir Laut Indonesia (AP4LI) optimistis akan dibukanya kembali keran ekspor pasir laut pasca perjanjian ekstradisi Indonesia dan Singapura. Anggota AP4LI yang berjumlah 148 pengusaha sudah membuat komitmen perjanjian memasok pasir laut hanya kepada satu perusahaaan swasta asal Singapura Gladhover. Langkah ini bisa dikatakan cukup berani karena hingga saat ini belum ada sinyalemen ekspor tersebut kembali dibuka izinnya oleh Menteri Perdagangan.Demikian dikatakan Sekjen AP4LI Erma Hidayat saat dihubungi detikfinance, Jakarta, Selasa (10/7/2007)."Ini business insting kita karena kita yakin dengan adanya perjanjian ekstradisi Indonesia Singapura ekspor pasir laut kembali dibuka dalam waktu dekat," jelas Erma."Kita ini mitra pemerintah, arahan Pak Menteri Kelautan dan Perikanan untuk private to private sehingga dapat pemasukan untuk negara, ada pendapatan bagi pemilik kuasa pertambangan. Mengenai perjanjian ini Kita sudah lapor ke Pak Menteri kok," kilahnya.Dalam perjanjian ini, menurut Erma pihaknya sudah mendapat restu dari pemerintah alias tidak sembunyi-sembunyi."Perjanjian penjualan one gate policy ini untuk antisipasi apabila jadi dibuka izinnya dikhawatirkan akan carut marut terutama untuk memudahkan pengawasan," katanya.Pihaknya menyatakan belum menentukan jumlah pasir laut yang akan diekspor dan harga jualnya. (arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads