Toyota Merajai Pasar Sedan

Toyota Merajai Pasar Sedan

- detikFinance
Rabu, 11 Jul 2007 12:19 WIB
Jakarta - Produsen otomotif Toyota tidak hanya berjaya di pasar mobil multi purpose vehicle (MPV). Toyota juga merajai pasar sedan di Indonesia.Selama semester I-2007, Toyota Astra Motor (TAM) mencatat peningkatan yang cukup signifikan pada penjualan di segmen sedan yaitu naik sekitar 83 persen. Mobil Camry, Vios dan Limo motor utama penjualan sedang Toyota.Toyota membukukan 4.128 unit atau hampir 32 persen pangsa pasar sedan di semester I-2007. Angka ini meningkat dibanding semester I-2006 yang pangsa pasar segmen sedan hanya sebesar 25,7 persen. "Pertumbuhan ini terutama berkat prestasi penjualan Camry yang melesat 3 kali lipatnya, serta didukung kenaikan pada kelas-kelas lainnya," kata Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor dalam siaran pers, Rabu (11/7/2007).Pada semester I-2007 ini, produk Toyota lain yang tetap menjadi pemimpin pasar di antaranya adalah Camry (47,6%), Avanza (53,8%) dan Kijang (29,9%). Ketiga produk ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Khusus di bulan Juni, penguasaan di pasar 4X2 untuk sedan Toyota mini juga tumbuh signifikan. Toyota Vios, menjadi market leader di kelasnya dengan peningkatan penjualan hampir 2 kali lipat dari bulan sebelumnya. Bulan Juni Vios terjual 867 unit (38,1% market share) dari 469 unit (33,4% market share) pada Mei lalu. Serta Toyota Limo yang meningkat lebih dari 3 kali lipat dengan penjualan 337 unit.Dilihat dari total pasar sedan, penjualan Toyota di bulan Juni 2007 meningkathingga 75,7 persen melampaui pertumbuhan pasar sedan domestik yang sebesar 37,9 persen. "Pertumbuhan Vios dan Limo yang cukup signifikan membuat Toyota semakin mengukuhkan posisinya di pasar sedan," ungkap Johnny.Secara total, pasar otomotif nasional di bulan Juni 2007 mengalami peningkatansekitar 3 persen dibandingkan bulan Mei dengan mencatatkan angka penjualan39.423 unit. TAM tetap memimpin pasar otomotif nasional dengan penjualan 13.307 unit atau 33,8 persen penguasaan pangsa pasar. (ir/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads