BUMN 'Ditarik' Dividen Spesial

BUMN 'Ditarik' Dividen Spesial

- detikFinance
Rabu, 11 Jul 2007 19:47 WIB
Jakarta - Berkaitan dengan kenaikan setoran dividen BUMN ke APBNP 2007 sebesar Rp 2,5 triliun, BUMN-BUMN akan menyetorkan dividen spesial. Namun belum diputuskan BUMN mana yang akan kena dividen spesial itu."Kalau memang terpaksa, saya akan berbicara dengan Menkeu, lalu kita akan cari spesial dividen dari BUMN," ujar Menneg BUMN Sofyan Djalil dikantornya, Jakarta, Rabu (11/7/2007).Dalam kesepakatan dengan DPR, dividen BUMN dinaikkan Rp 2,5 triliun atau 12,9 persen menjadi Rp 21,6 triliun. Semula, setoran dividen BUMN dalam APBN 2007 hanya Rp 19,1 triliun.BUMN mana? "Nantilah. Pokoknya yang punya kapasitas memberikan dividen yang besar. Kan ada BUMN yang sehat dan ada BUMN yang tidak sehat," tegas Sofyan. Namun menurut Sofyan, BUMN sebaiknya tidak diminta menyetor dividen terlalu banyak. Jika dividennya terlalu banyak, BUMN akan kesulitan untuk mengembangkan investasinya."Contohnya seperti BUMN Perkebunan, itu kan sangat sulit sekali mengembangkan dirinya karena dividen yang diambil pemerintah terlalu banyak. Apalagi pasca krisis ekonomi," tandasnya. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads