Jasa Marga Batal Ditunjuk Langsung Garap Sisa Trans Jawa

Jasa Marga Batal Ditunjuk Langsung Garap Sisa Trans Jawa

- detikFinance
Jumat, 13 Jul 2007 14:26 WIB
Jakarta - Pemerintah tidak jadi menunjuk langsung PT Jasa Marga (Persero) untuk mengerjakan sisa ruas Trans Jawa selain yang telah dimilikinya saat ini.Menteri Pekerjan Umum (PU) Djoko Kirmanto menyayangkan hal tersebut karena bisa memperlambat penyelesaian Trans Jawa.Hal ini disampaikannya usai sholat Jumat di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2007)."Saat ini arahnya bukan kesana (tunjuk langsung). Saya sih inginnya cepat, tapi dalam satu tim itu kan beda-beda, ada yang tidak setuju," ujarnya.Penunjukan langsung Jasa Marga tersebut dinilai rawan menjadi praktek monopoli. Namun Djoko beranggapan, tidak apa-apa nyerempet peraturan sedikit asal tujuannya demi kebaikan. "Kita ini mau jalan tapi banyak rambu-rambunya, kalau nyerempet rambu sedikit harusnya nggak usah diributin," katanya. Ia juga menegaskan, penyertaan aset Jasa Marga dalam holding Trans Jawa harus dihitung. Dari situ, nanti bisa diketahui berapa persen penyertaan Jasa Marga di Trans Jawa. Namun Djoko mengakui, pemerintah memang menginginkan Jasa Marga menguasai sebagian besar holding Trans Jawa. "Kalaupun tidak, kan Jasa Marga bisa ikut tender lainnya," ujarnya Dengan masuknya Jasa Marga dalam holding tersebut, maka Jasa Marga tidak lagi memiliki ruasnya selama ini. "Jasa Marga bukan lagi pemilik ruas tol Semarang misalnya, tapi pemilik sekian persen Jakarta-Surabaya," tambahnya. Saat ini Jasa Marga mengelola beberapa ruas di jalur Trans Jawa. Yaitu Cikampek-Padalarang (33 km), Semarang-Solo (76 km), dan Gempol-Pasuruan (32 km). (lih/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads