SBY Sesalkan Penimbunan APBD di SUN dan SBI

SBY Sesalkan Penimbunan APBD di SUN dan SBI

- detikFinance
Jumat, 13 Jul 2007 20:22 WIB
Jakarta - Banyaknya pemerintah daerah (Pemda) yang menimbun dana APBD di Suku Bunga Indonesia (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN) sangat disesalkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Cara itu justru menghambat pengembangan daerah karena dana yang tersedia tidak segera dimanfaatkan.Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Boediono usai mengikuti rapat koordinasi mendadak tentang perkembangan pertumbuhan sektor riil di Kantor Presiden, Jl Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (13/7/2007)."Dana ini seharusnya digunakan untuk menghidupkan kegiatan ekonomi daerah masing-masing. Tentunya ini perlu didorong dari waktu ke waktu," kata Boediono.Rapat tersebut juga diikuti oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Kepala BKPM Muhammad Luthfi, dan Kepala BPS Rusman Heriawan.Boediono menjelaskan, Presiden menginginkan pemerintah daerah dapat mengimbangi program percepatan pembangunan sektor riil yang tengah dijalankan pemerintah pusat saat ini. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan APBD untuk mendorong dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi di daerah, bukan malah menyimpannya di SBI dan SUN.Terkait membengkaknya pendanaan APBN 2008, kepala negara mengingatkan agar alokasinya harus lebih baik dan tepat sasaran dibanding tahun ini. Khususnya untuk anggaran di bidang infrastuktur, belanja barang modal dan pembangunan kapasitas berbagai sektor. Setiap pengeluaran harus benar-benar diperhitungkan tingkat efisiensinya dalam mencapai sasaran yang diinginkan. Sedangkan pengeluaran yang kurang dan belum penting sebaiknya ditunda."Pengeluaran yang belum atau kurang penting seperti mobil atau lainnya yang bisa ditunda, ya ditunda. Dana itu lebih baik untuk mendukung dan meningkatkan kapasitas," tambah Boediono. (lih/asy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads