Nike Cabut Order, 15.000 Buruh Hartati Murdaya Resah
Minggu, 15 Jul 2007 17:01 WIB
Jakarta - Pemutusan kontrak Nike secara sepihak kepada PT Nasa (Naga Sakti Paramashoes) dan PT HASI (Hardaya Aneka Shoes Industri) berakibat hilangnya pekerjaan lima belas ribu buruh di kedua pabrik sepatu itu. Mereka kini resah. "Kami sangat terpukul setelah pemilik pabrik telah menyampaikan secara langsung perihal pencabutan order Nike pada 10 Juli lalu, kedua perusahaan ini masih satu group," curhat Ketua Serikat Pekerja Tekstil, sandang dan Kulit PT Nasa Sunardi saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Minggu 15/7/2007)."Kami semua dari manajemen hingga buruh sangat kaget dengan keputusan Nike yang sangat mendadak, tidak ada tanda-tanda pemutusan. Kami akan menuntut agar order kembali diteruskan," ungkapnya.Menurut dia, suasana di pabrik saat ini sangat muram, ratusan karyawan dengan wajah lesu bekumpul di depan pabrik mempertanyakan nasib hidup mereka. Poster-poster agar order tetap diteruskan dan meminta tak ada PHK terlihat dipasang di depan pabrik.PT Nasa dan PT HASI merupakan perusahaan milik Siti Hartati Murdaya. Nike mencabut kontrak, karena produk sepatu dari kedua perusahaan Hartati Mudaya itu dinilai tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
(arn/asy)











































