Utang Program Pemerintah Membengkak Rp 2,8 Triliun

Utang Program Pemerintah Membengkak Rp 2,8 Triliun

- detikFinance
Senin, 16 Jul 2007 10:26 WIB
Jakarta - Pemerintah tahun ini akan menambah utang luar negeri. Khusus untuk pinjaman program, pemerintah menambah utang dari Rp 16,3 triliun menjadi Rp 19,1 triliun. Hal tersebut disampaikan Deputi Menneg PPN/Kepala Bappenas Bidang Pendanaan Pembangunan Lukita Dinarsyah Tuwo saat coffee morning dengan wartawan di Kantor Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta, Senin (16/7/2007)."Untuk defisit kita tidak lagi mengharapkan dari privatisasi BUMN, sumber dana dari pinjaman program ini adalah dari Bank Dunia, ADB (Asia Development Bank) dan Jepang," ujarnya.Pinjaman yang diberikan dari ketiga sumber tersebut karena tingkat bunga yang ditawarkan lebih rendah dari standar internasional pada umumnya."Yang sudah dicairkan baru dari Jepang US$ 200 juta, sementara untuk Bank Dunia dan ADB masih dalam proses, Agustus atau September akan cair," ujarnya.Lukita menambahkan ADB menawarkan pinjaman sekitar US$ 800-900 juta. Sementara dari Bank Dunia belum ada angka, tapi pemerintah belum memutuskan berapa yang akan diambil dari Untuk menutup defisit pemerintah akan meningkatkan pinjaman dalam negeri dari Rp 55,1 triliun menjadi 74,6 triliun dalam pembahasan perubahan APBN 2007. Peningkatan yang paling besar adalah penerbitan SUN netto dari Rp 40,6 triliun menjadi Rp 62,3 triliun. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads