Bahas Nasib Karyawan, Pemerintah Ketemu Nike 18 Juli
Senin, 16 Jul 2007 16:16 WIB
Jakarta - Pemerintah akan mengadakan pertemuan Country Manager Nike di Indonesia pada Rabu 18 Juli di kantor Departemen Perdagangan. Pertemuan itu akan diikuti Menakertrans Erman Suparno, Mendag Mari Pangestu dan Kepala BKPM M Luthfi.Pertemuan ini untuk memfasilitasi apa sebenarnya permasalahan yang terjadi sehingga Nike menghentikan ordernya di 2 pabrik milik Central Cipta Murdaya yakni PT Hardaya Aneka Shoes Industry (HASI) dan Nagasakti Paramashoes Industry (NASA).Hal tersebut disampaikan Menakertrans Erman Suparno di sela-sela peresmian PT TVS Motor Company Indonesia di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat, Senin (16/7/2007)."Kemarin sebenarnya kita sudah mengadakan pertemuan dengan pemilik Nike di Indonesia dan kita pertemukan dengan serikat pekerja," ujar Erman.Pemerintah meminta keputusan Nike untuk menghentikan pesanan jangan sampai menyebabkan 15.000 buruh yang bekerja di-PHK. Apabila Nike tetap menghentikan pesanan harus dilakukan cara agar kedua pabrik itu bisa mendapat order dari pihak lain sehingga pekerjanya tidak menganggur."Job security bisa terjamin, untuk awal kita belum bicara tentang PHK, yang penting adalah menjaga kelangsungan pekerja agar mereka bisa terus bekerja," ujarnya.Pada pertemuan Rabu 18 Juli itu akan dibahas mengenai tanggung jawab yang harus dipikul Nike dan siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi PHK. "Hal ini perlu agar tidak terjadi lempar tanggung jawab," ujarnya.Kepala BKPM M Luthfi mengaku cukup kaget dengan keputusan Nike. "Saya akan bicara dengan Nike ini masalahnya apa," ujarnya.
(ddn/ir)











































