Hartati Murdaya: Nike Perusahaan Pemeras Keringat

Hartati Murdaya: Nike Perusahaan Pemeras Keringat

- detikFinance
Senin, 16 Jul 2007 18:39 WIB
Jakarta - Meski mengaku dirinya yang mengundang Nike untuk berproduksi di Indonesia, pemilik Central Cipta Murdaya (CCM) Group Siti Hartati Murdaya menyatakan kecewa dengan Nike. Hartati pun membeberkan borok-borok perusahaan multinasional yang dikatakannya sebagai perusahaan pemeras keringat (sweat shop).Menurutnya sejak awal Nike memang tidak peduli terhadap karyawan pabrik yang memasok sepatu untuk Nike. Jika ada pabrik lain yang memberikan harga sedikit lebih murah, Nike tak segan mengalihkan ordernya ke pabrik lain."Dari dulu Nike kalau ada produk yang lebih murah pabrik yang lama ditinggalkan, padahal cuma lebih murah setengah dolar, yang kalah ditinggalkan," ujarnya.Hartati juga mengatakan Divisi Sourcing (pembelian) Nike tidak mengerti seluk-beluk pembuatan sepatu dan bias akan kepentingan. Karyawan divisi itu menurutnya hanya menerima laporan keluhan dan jarang mengontrolpabrik."Divisi sourcing itu pegawainya tidak pernah ke pabrik hanya menerima laporan lewat email. Kalau ada 3 sepatu rusak, pegawai terpaksa lembur untuk re-cek, 1.000 sepatu direject dan 10 line produksi di stop," kataHartarti.Padahal menurut Hartati produksi Nike di pabrik yang dikelolanya merupakan produksi yang paling baik dibanding di Indonesia.Ini ditunjukkan dari tingkat pengembalian produk cacat terendah yaitu 2 persen dibanding pabrik lain di atas 10 persen.Hartati juga mengatakan kalau Nike tidak merubah sikapnya, image nike di mata konsumen Indonesia akan semakin buruk dan merugikan Nike sendiri. (ard/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads