Bank Dunia Hukum 2 Perusahaan Farmasi India
Selasa, 17 Jul 2007 10:03 WIB
Washington -
Bank Dunia kembali menghukum perusahaan yang melakukan praktek korupsi dalam proyek yang dibiayainya. Kali ini 2 perusahaan farmasi asal India yakni Nestor Pharmaceuticals dan Pure Pharma terbukti melakukan praktek kolusi dalam proyek Reproduksi dan Kesehatan Anak (Reproduction and Child Health/RCH) di India.Nestor Pharmaceuticals dihukum dengan tidak mendapat jatah proyek dari Bank Dunia selama 3 tahun sementara Pure Pharma selama 1 tahun."Program reproduksi dan kesehatan anak didisain dari awal oleh pemerintah India untuk membantu warga yang rentan masalah kesehatan. Tindakan 2 perusahaan itu melukai masyarakat yang seharusnya dibantu dengan program ini," ujar Wakil Presiden Bank Dunia untuk kawasan Asia Selatan, Praful Patel seperti dikutip situs resmi Bank Dunia, Selasa (17/7/2007).Dewan Sanksi Bank Dunia melalui Department of Institutional Integrity (INT) sudah memata-matai aksi 2 perusahaan ini selama setahun lebih, dalam pengadaan obat-obatan untuk program itu."Ke depan kami dan pemerintah India akan mendiskusikan masalah ini untuk mencari solusi. Untuk sementara kami menunda pelaksanaan program RCH kedua dan pendanaan 2 pinjaman sektor lainnya," demikian pernyataan resmi dari Bank Dunia.Bank Dunia memberikan bantuan RCH semasa dipimpin oleh Paul Wolfowitz. Pada bulan Juni 2006, Bank pembangunan ini menyetujui paket senilai US$ 672 juta yang terdiri dari proyek RCH II sebesar US$ 360 juta, proyek pengawasan TBC US$ 170 juta dan proyek pelayanan kesehatan di Karnataka India sebesar US$ 141,83 juta.
(ddn/ir)










































