PGN Suplai Gas Untuk Pembangkit PLN di Jabar

PGN Suplai Gas Untuk Pembangkit PLN di Jabar

- detikFinance
Selasa, 17 Jul 2007 17:08 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT PLN (Persero), menandatangani 2 perjanjian pengangkutan gas (Gas Transportation Agreement/ GTA) serta perjanjian jual beli dan penyaluran gas (gas sales and purchase agreement/GSPA) untuk keperluan pembangkit listrik PLN di Jawa Barat.2 Perjanjian GTA yang ditandatangani tersebut adalah untuk mengangkut gas bagi Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) PLN di Muara Tawar dan di Cilegon. Pengangkutan gas untuk PLN Muara Tawar menggunakan pipa transmisi gas bumi SSWJ Jalur Grissik-Pagardewa-Labuhan Maringgai-Muara Bekasi dengan sumber gas berasal dari lapangan produksi gas milik Hess di Jambi Merang. PGN wajib mengangkut gas dari titik penerimaan gas di Grissik (Sumatera Selatan) sampai dengan titik penyerahan gas di Muara Bekasi, Jawa Barat. Sementara itu, PLN akan membangun pipa gas dan menyediakan fasilitas untuk menghubungkan sumber gas di Jambi Merang ke Grissik dan dari Muara Bekasi ke PLTG PLN. "Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu selama 12 tahun dan penyalurannya dimulai pada 31 Desember 2009 dengan biaya toll fee sebesar U$ 1,47 per Mscf sesuai ketetapan BPH Migas," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Widyatmiko Bapang dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (17/7/2007). GTA kedua untuk mengangkut gas yang berasal dari Lapangan Singa di Sumatera Selatan, milik Medco, menggunakan pipa transmisi gas bumi SSWJ jalur Pagardewa-Labuhan Maringgai-Bojonegara. Menunjuk GTA ini, Widyatmiko menjelaskan bahwa PGN akan mengangkut gas dari titik penerimaan gas di Pagardewa sampai dengan titik penyerahan gas di Bojonegara, Banten. Sedangkan untuk keperluan pengangkutan gas dari Lapangan Singa ke Pagardewa serta dari Bojanegara ke PLN Cilegon akan dibangun PLN. Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu selama 9 tahun dan penyalurannya dimulai pada 7 April 2009. Terkait dengan penandatanganan GSPA, dari sumber gas lapangan Grissik milik ConocoPhillips, telah disepakati bahwa PGN akan menjual gas sebesar 50 MMscfd selama jangka waktu 5 tahun dengan harga US$ 4,5 per MMBtu selama 2 tahun. Setelah dua tahun sampai dengan akhir kontrak, harga gas akan mengikuti harga gas PGN yang berlaku. "Gas yang dijual kepada PLN ini merupakan bagian dari gas yang dibeli PGN dari ConocoPhillips sebesar 400 MMscfd, sekaligus diangkut dengan titik penyerahan di Muara Bekasi," ujarnya.Untuk perjanjian yang penyalurannya dimulai pada tanggal 1 April 2008 ini, PLN akan membangun pipa sendiri dari Muara Bekasi ke Muara Tawar. (ddn/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads