Krisis Listrik Sumut Teratasi Oktober 2007

Krisis Listrik Sumut Teratasi Oktober 2007

- detikFinance
Selasa, 17 Jul 2007 19:34 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjamin krisis listrik yang selama ini mendera di Sumatera Utara akan teratasi pada Oktober 2007. Pada saat itu, PLN menjamin tidak ada lagi pemadaman bergilir seperti terjadi saat ini. Hal tersebut disampaikan Direktur Pembangkitan dan ENergi Primer PLN Ali Herman saat jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2007). Ia bahkan menjanjikan pelanggan rumah tangga tidak akan merasakan pemadaman bergilir lagi pada pertengahan Agustus. "Jadi Oktober nanti pemadaman tidak ada lagi. Agustus minimal pemadaman berkurang, yang rumah tidak ada pemadaman bergilir lagi," ujarnya.Untuk itu PLN menjanjikan akan menambah pasokan listrik pada Agustus sebesar 145 MW. Pasokan itu bisa masuk karena gas turbin yang tadinya masih diperbaiki sudah bisa digunakan. "Ditambah, kalau berhasil transmisi dari selatan (Riau) kalau selesai Agustus bisa masuk 40 MW lagi. Jadi totalnya 185 MW," katanya. Sedangkan di bulan September akan masuk sekitar 55 MW, dan di bulan Oktober akan masuk sekitar 65 MW. Sedangkan untuk jangka panjang akan ada pasokan listrik dari PLTU Labuan Angin 2x115 MW yang diharapkan selesai 2008. Ada juga PLTP Sarulla 2x55 MW yang diharapkan selesai 2009-2010. Dan 2 PLTU proyek 10.000 MW 2x200 MW dan 2x100 MW yang diharapkan selesai 2009. "Jika ditotal dengan IPP (listrik swasta) maka pasokan di Sumut bertambah kurang lebih 1.000 MW masuk sampai dengan 2009," ujarnya. Saat ini Sumut memang mengalami defisit sebesar 320 MW dan pemadaman dilakukan sebesar 160 MW secara bergilir. Defisit terjadi karena beberapa pembangkit listrik yang memasok listrik daerah tersebut rusak. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads