Pemerintah Ambil Alih PLTA Asahan Milik Inalum

Pemerintah Ambil Alih PLTA Asahan Milik Inalum

- detikFinance
Selasa, 17 Jul 2007 20:12 WIB
Jakarta - Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengambil alih PLTA Asahan III milik PT Indonesia Asahan Aluminium (PT Inalum) untuk membantu pasokan listrik di Sumatera Utara. Pembangkit berkapasitas 600 MW tersebut selama ini hanya memproduksi listrik 400 MW dan hanya digunakan untuk memproses aluminium oleh Inalum. Hal tersebut disampaikan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono usai sidang Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2007). Ia menyayangkan bisnis Inalum yang terus merugi selama belasan tahun. Walaupun kini mulai untung, namun keuntungannya dinilai masih terlalu kecil. "Di Inalum, yang dipakai untuk pabrik mereka, tapi kalau tidak mengahasilkan apa-apa (rugi), lebih baik PLTA-nya diambil saja untuk rakyat," kata Purwono kepada wartawan. Namun ia mengakui hingga kini belum ada kepastian soal pengambilalihan tersebut. Kepastian tersebut masih akan menunggu evaluasi pemerintah atas izin Inalum yang berakhir 2013. "Kalau Inalum tidak diteruskan kita ambil saja PLTA-nya," ujarnya. Ia menjelaskan, selama ini PLN melakukan barter listrik dengan Inalum. Pada siang hari PLN memasok Inalum sebesar 30 MW sebagai gantinya Inalum memasok PLN sebanyak 90 MW pada malam hari (beban puncak). "Komitmen ini diberikan Inalum di hadapan Presiden," ujarnya. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads