Pemda Protes Dana Bagi Hasil Migas Telat Melulu

Pemda Protes Dana Bagi Hasil Migas Telat Melulu

- detikFinance
Kamis, 19 Jul 2007 15:21 WIB
Jakarta - Pemda mengeluhkan pengucuran dana bagi hasil migas yang sering telat. Seharusnya, dana tersebut diterima setiap tiga bulan. Tapi kenyataannya, dana baru diterima setelah enam bulan.Hal ini disampaikan Bupati Musi Banyuasin Alex Noerdin disela-sela seminar migas di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (19/7/2007)."Dulu pusat janji tidak terlambat lagi, tapi nyatanya keterlambatan ini sangat parah, tiga bulan terlambatnya!" tegasnya.Keterlambatan ini, menurut Alex sangat mengganggu pendanaan keuangan daerah, sehingga pelaksanaan pembangunan pun terhambat."Ini sangat mengganggu daerah untuk pembangunan, arus kas daerah terganggu apalagi saat ini lifting turun dan penerimaan turun," katanya."Padahal pengeluaran triwulan I dan II kan harus sudah keluar, tapi kalau duit gak punya bagaimana?" lanjutnya.Dalam paparannya, ia menjelaskan walaupun rapat lifting dilakukasn pada 22 Februari 2007 di Ditjen Migas namun pencairan baru pada 27 Juni 2007.Prosedur bagi hasil untuk minyak bumi adalah 84,5 persen untuk pusat dan 15,5 persen untuk daerah. Sedangkan prosedur bagi hasil untuk gas bumi adalah 69,5 persen untuk pusat dan 30,5 persen untuk daerah. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads