SBY Minta Pemda Hati-hati Keluarkan Izin Hipermarket

SBY Minta Pemda Hati-hati Keluarkan Izin Hipermarket

- detikFinance
Kamis, 19 Jul 2007 17:59 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Pemda berhati-hati mengeluarkan izin untuk hipermarket, jangan sampai kehadiran mereka mematikan pasar tradisional. "Jangan keliru ambil kebijakan, terutama Pemda. Hipermarket Makro, Carrefour dan yang besar-besar lainnya jangan sampai mematikan pasar tradisional," ujar SBY dalam silaturahmi dengan peserta raker Departemen Perdagangan di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (19/7/2007).Menurut SBY, hipermarket dan pasar tradisional bisa berjalan berdampingan tanpa saling bertabrakan. Keduanya memiliki kontribusi terhadap perekonomian nasional. "Yang penting ditata dan dikelola, terutama yang memberi izin agar terjadi koordinasi yang baik," pesannya.SBY meminta pejabat di berbagai level untuk peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya bicara soal kebijakan, pemerintah juga harus memperhatikan dinamika rakyat kecil. "Saya kalau dengar, baca atau lihat di TV, cabe keriting harganya naik agak besar, saya telepon beliau (Mendag Mari Pangestu) atau lewat Seskab Sudi Silalahi. Jadi Sudi musti urusannya soal cabe, beras dll. Tapi ya, tidak apa-apa," tandas SBY. (qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads