Hotasi Nababan Bertahan, Rokhmin Dahuri Digusur
Jumat, 20 Jul 2007 15:46 WIB
Jakarta - Kementerian BUMN kembali merombak jajaran direksi dan komisaris 18 BUMN. Beberapa nama beken diberhentikan dari jabatannya.Seperti Rokhmin Dahuri,-- mantan menteri kelautan dan perikanan yang kini sedang menjadi terdakwa kasus DKP,-- yang diberhentikan dari jabatan Komisaris Utama PT Perikanan Nusantara. Rokhmin digantikan oleh Gofar Suwarno.Dirut PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Jati Simangunsong digantikan oleh Chairul Bahri. Sedangkan Dirut Merpati Hotasi Nababan tetap dipertahankan pada posisinya. Pelantikan direksi dan komisaris BUMN ini dilakukan oleh Menneg BUMN Sofyan Dajlil, di kantor kementerian BUMN lantai 16, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (20/7/2007). Ke-18 perusahaan BUMN yang mengalami perombakan manajemen adalah PT Askrindo, Perum Perhutani, PT Pabrik Cambrics Primisima, PT Kertas Kraft Aceh, PT Perkebunan Nusantara X, PT Perikanan Nusantara, PT Rukindo, PT Merpati Nusantara Airlines, PT Industri Kapal Indonesia, PT Garam, PT Inti, PT Batan Teknologi, PT Inhutani I, II, III, IV dan V, dan PT Dok Koja Bahari.Total ada 25 direksi yang dirombak, 4 dewan pengawas dan 25 komisaris yang dilantik hari ini.Dalam sambutannya, Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan pihaknya masih mempunyai pekerjaan lagi untuk melantik sekitar 20-an direksi dan komisaris perusahaan BUMN. "Ada 68 direksi yang belum jelas statusnya, ada yang habis masa jabatannya. Sampai hari ini baru 41 yang selesai artinya tinggal 20-an lagi, yang Insya Allah dalam 2-3 minggu lagi selesai," kata Sofyan.
(ir/qom)











































