Mayoritas Elit Bisnis Optimis Perekonomian Indonesia
Jumat, 20 Jul 2007 21:45 WIB
Jakarta - Sebanyak 82 persen kalangan profesional dan kelas menengah menilai perekonomian Indonesia saat ini buruk. Tapi 72 persen bos-bos (bussines leader) mereka justru berpikir sebaliknya.Demikianlah hasil polling majalah Globe Asia bekerja sama dengan organisasi polling AS Gallup.Mereka melakukan survei terhadap 87 elit bisnis dan 100 profesional dari seluruh Indonesia yang terbagi dalam komposisi proporsional dari segi gender, usia, wilayah, dan bidang profesi."Untuk profesional dan kelas menengah mereka tidak seoptimis para elit bisnis tentang kondiri ekonomi," ujar CEO Globe Asia Rizal Ramli usai menyampaikan hasil polling pada Presiden SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2007).Program pemberantasan korupsi menjadi faktor penting yang menjadi perhatian para pelaku bisnis di Indonesia. 48 Persen dari mereka menilai pemberantasan korupsi berjalan di tempat. Sedangkan 45 persen menilai korupsi berhasil dikurangi pemerintah."Saat kalangan profesional ini ditanya apakah perekonomian Indonesis bisa maju, mereka merespon lebih positif daripada kalangan profesional di Thailand atau Filipina," kata Rizal.Para pelaku bisnis Indonesia juga menilai kepemimpinan nasional sudah berjalan dengan baik. 64 Persen kalangan profesional dan kelas menengah mendukung kepemimpinan nasional. Bos-bos mereka memberikan dukungan lebih besar lagi dengan angka 75 persen."Presiden tanggapannya tadi berterima kasih atas inisiatif polling ini. Apalagi majalah ini juga beredar di Singapura, Australia, Malaysia, Thailand, Hongkong, dan Filipina. Rencananya kita tiap 6 bulan akan bikin polling agar kelihatan trendnya. Ini baru yang pertama," ungkap Rizal.
(gah/gah)











































