Biofuel RI Butuh Dana Rp 200 T

Biofuel RI Butuh Dana Rp 200 T

- detikFinance
Senin, 23 Jul 2007 10:23 WIB
Jakarta - Kebutuhan dana untuk pengembangan biofuel di Indonesia sampai 2010 diprediksi sebesar Rp 200 triliun. Pemerintah hanya menyiapkan dana Rp 13-15 triliun sedangkan sisanya sebesar Rp 185 triliun dikucurkan oleh swasta. Ketua Tim Nasional BBN Al Hilal Hamdi menyatakan, hingga saat ini komitmen investor yang sudah menyatakan minatnya mencapai Rp 150 trliun untuk multiyears. Dana tersebut terhimpun dari sekitar 50 lebih perusahaan, baik lokal dan asing. "Investor yang masuk sekitar 50 perusahaan. Ada yang sudah MoU Januari kemarin, jadi dana untuk pengembangan biofuel masih mengalir dari luar negeri. Kita sampai kewalahan memfasilitasinya," katanya dalam jumpa pers ekspedisi Biofuel di Departemen ESDM, Jakarta, Senin (23/7/2007). Saat ini, pengembangan biofuel di Indonesia masih terbatas. Pertamina baru menggunakan biofuel untuk dicampur dengan BBM dengan komposisi 2,5 persen. Sedangkan PLN baru menggunakan biofuel di 24 lokasi pembangkit untuk menghasilkan listrik 74 MW. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads