Program Keluarga Harapan Dimodali Rp 1 Triliun
Senin, 23 Jul 2007 11:30 WIB
Jakarta - Pemerintah menyediakan dana hingga Rp 1 triliun untuk Program Keluarga Harapan tahun ini.Anggaran itu dipecah ke beberapa instansi yakni Depsos Rp 843,6 miliar, BPS yang mendata rakyat miskin Rp 134,4 miliar, Depkominfo yang sosialisasi Rp 20 miliar dan Bappenas yang merancang, memonitoring dan evaluasi program sebesar Rp 2 miliar."Jadi anggarannya nggak banyak untuk monitoring dan evaluasi Pak Paskah," ujar Mensos Bachtiar Chamsyah dalam jumpa pers di Kantor Menkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (23/7/2007). Untuk tahun 2008 pemerintah dan panggar DPR sudah menganggarkan Rp 1,1 triliun."Sebelumnya kita berharap Rp 3 triliun untuk 1,5 juta rumah tangga sangat miskin (RTSM), namun karena kekurangan anggaran, maka hanya untuk tambahan 200.000 rumah tangga," ujarnya.Dengan demikian tahun 2008 akan ada sekitar 700.000 RTSM yang akan mendapatkan bantuan PKH. Untuk RTSM bantuan yang diberikan berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 2.200.000 per tahun. Sementara tahun ini jatahnya untuk 500.000 RTMS. Skenario bantuan meliputi bantuan tetap Rp 200.000, bantuan pendidikan untuk anak SD atau MI Rp 400.000, bantuan pendidikan SMP Rp 800.000, bantuan kesehatan bagi balita Rp 800.000, bantuan kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui Rp 800.000.Dengan demikian rata-rata bantuan sebesar Rp 1.390.000 per tahun, dan bantuan maksimal Rp 2.200.000.Perhitungan batas minimum dan maksimum ini berdasarkan pada 15-25 persen pendapatan rata-rata rumah tangga sangat miskin per tahun. Bantuan berupa uang tunai itu akan dibayarkan 3 bulan satu kali melalui kantor pos terdekat.Data rumah tangga miskin sudah disiapkan BPS di 7 provinsi.
(ddn/ir)











































