Apindo Nilai Demo Buruh Nike Salah Alamat
Senin, 23 Jul 2007 14:50 WIB
Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi menilai demo yang digelar dua pabrik sepatu rekanan Nike Inc salah alamat. Seharusnya demo itu ditujukan kepada pemilik dua pabrik itu yakni Hartati Murdaya. "Mereka itu salah alamat, masak kita mau ditekan supaya kita mau membantu keluarga Poo (sebutan keluarga Hartati Murdaya) untuk menekan Nike membayar pesangon buruh HASI dan NASA," kata Sofyan saat dihubungi detikFinance, Senin (23/7/2007).Seperti diketahui, Nike telah memutuskan kontrak kerjasama dengan dua anak perusahaan Central Cipta Murdaya (CCM) milik Hartati Murdaya yakni PT Hardaya Aneka Shoes Industry (HASI) dan Nagasaki Paramashoes Industry (NASA). Akibatnya, 14 ribu orang karyawan terancam PHK. Buruh-buruh itu kembali turun ke jalan untuk meminta penyelesaian masalah tersebut. Para demonstran itu juga 'mampir' ke kantor Apindo, Jalan Rasuna Said.Sofyan menegaskan, Apindo secara tegas menolak permintaan untuk membantu permintaan buruh tersebut. "Kita dengan tegas menolak. Itu yang seharusnya membayar pesangon buruhnya bukan pemesan, tapi pemilik perusahaannya. Itu kan hanya lempar tanggung jawab saja," ketusnya.Menurut Sofyan, para buruh HASI dan NASA itu mendemo Apindo karena asosiasi tersebut dianggap berpihak kepada Nike. "Saya pernah memberi statement di media bahwa itu kewajibannya bukan Nike yang bayar. Seolah-olah saya membela Nike, jadi saya didemo. Ini berbahaya kalau yang pesan malah ditakut-takuti, bisa-bisa malah nggak ada yang pesan sepatu ke Indonesia," cetusnya.Sofyan menegaskan, Apindo juga menolak membantu penyelesaian tersebut karena Hartati bukan anggotanya.
(qom/ir)











































