Pemerintah Kaji Pembatasan Lahan Sawit Milik Holding

Pemerintah Kaji Pembatasan Lahan Sawit Milik Holding

- detikFinance
Selasa, 24 Jul 2007 10:40 WIB
Jakarta - Kepemilikan lahan perkebunan sawit oleh satu grup perusahaan atau holding yang terus bertambah mulai dikhawatirkan pemerintah."Pembatasan lahan masih kita matangkan, kita tidak ingin terburu-buru. Tapi kami mencatat kekhawatiran penguasaan yang terlalu besar di tangan satu holding/i>. Kita sedang pikirkan jalan keluar," kata Menteri Pertanian Anton Apriantono.Hal itu diungkapkan Anton saat saat jumpa pers acara 'seminar nasional CPO, untuk pangan atau energi' di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (24/7/2007).Pengkajian pembatasan lahan bagi holding ini juga untuk mengantisipasi serbuan investor asing dan perusakan lingkungan. Saat ini peraturan pembatasan lahan baru sebatas pada satu perusahaan yakni maksimal 100 ribu hektar. Namun belum diatur kepemilikan lahan holding yang biasanya memiliki banyak anak usaha."Itu yang sampai kini belum ada aturannya," tukas Anton.Menurutnya apabila satu grup memiliki lahan perkebunan sangat besar akan menyebabkan terjadinya kartel.Ditanya apakah aturan ini terkait ekspansi perusahaan Malaysia, Anton menjawab, "Ya itu salah satunya, kita akan jaga dengan peraturan yang ada". Anton mengaku rencana pelaksanaan pembatasan lahan untuk holding ini belum ada target karena masih dibahas di interdep. "Prinsipnya kita tidak ingin terjadi penguasaan dominan dalam satu holding," tegas Anton. (ir/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads