Nasib Kilang Bojonegara Ditentukan Agustus

Nasib Kilang Bojonegara Ditentukan Agustus

- detikFinance
Selasa, 24 Jul 2007 19:02 WIB
Jakarta - Kejelasan proyek pembangunan kilang di Bojonegara, Banten diharapkan bisa didapat bulan depan. Pada saat itu, akan dilakukan prelimenary share holder agreement di Teheran, Iran, antara pemegang saham kilang tersebut.Pemegang saham proyek tersebut antara lain Pertamina, Niordc (Iran), Medco (Indonesia), SKS Energy (Malaysia), dan Sea Corp (Saudi Arabia).Proyek senilai US$ 5,6 miliar itu kini tersendat karena Pertamina masih merasa ragu untuk melanjutkan proyek tersebut.Menurut pengamat perminyakan Rudy Radjab yang juga mantan Dirut Elnusa, keraguan Pertamina disebabkan empat hal."Kenapa belum diputuskan hingga kini? Itu karena Pertamina menilai proyek ini tidak begitu menarik karena membutuhkan biaya besar sementara Pertamina ada kebutuhan untuk meremajakan tujuh kilangnya lainnya. Pertamina nampak pesimistis melihat kejelasan proyeknya," katanya.Pertama, adalah ketersediaan pasokan minyak mentah dari Iran yang belum pasti jumlahnya.Kedua, pasokan gas untuk menmproses minyak mentah menjadi produk juga belum didapat.Ketiga, masalah fasilitas fiskal seperti tax holiday masih dipertanyakan investor. Diharapkan pemerintah segera memberi kejelasan insentif fiskal untuk proyek kilang tersebut.Keempat, adalah mahalnya biaya kontruksi yang melonjak 1,5-1,6 kali dari tahun lalu sehingga membuat proyek jadi sangat mahal.Selain itu, Islamic Development Bank dan JBIC dikabarkan bersedia mendanai proyek kilang Banten tersebut.Hingga kini, pembagian saham diantara share holder masih belum jelas. Sebelumnya Pertamina mengaku mampu 30 persen, kemudian bulan lalu di revisi menjadi hanya mampu 20 persen. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads