Kasus Nike, Saatnya RI Bikin Brand Sepatu Sendiri

Kasus Nike, Saatnya RI Bikin Brand Sepatu Sendiri

- detikFinance
Rabu, 25 Jul 2007 11:27 WIB
Jakarta - Industri sepatu Indonesia bisa mengambil hikmah dari putusnya kontrak Nike Inc dengan dua perusahaan sepatu milik Hartati Murdaya yakni PT Hardaya Aneka Shoes Industry (HASI) dan PT Nagasaki Paramashoes Industry (NASA) Industri sepatu Indonesia yang lebih banyak mengerjakan order dari merek luar negeri diharapkan sudah mulai memikirkan penciptaan merek sendiri.Hal itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Industri Sepatu Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko, disela-sela acara Workshop On Italian Footwear Technology di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (25/7/2007).Menurutnya Indonesia bisa belajar dari Jepang dan Korea dalam kasus penutusan order sepatu. "Kalau biaya produksi kita lebih tinggi, pemegang merek mencari biaya produksi yang lebih rendah. Ketika dulu order sepatu lari ke Indonesia negara lain seperti Jepang, Taiwan ditinggalkan pengordernya. Saat itu terpaksa mereka bikin branded sendiri karena lari ke Indonesia semua. Itu pertanyaannya kapan kita buat branded sendiri," tutur Eddy. Apalagi lanjut Eddy, produksi sepatu Indonesia sangat terkenal kualitasnya tinggal para pelaku industri berupaya lebih keras mencoba bikin merek sendiri.Eddy juga menilai, pengusaha Hartati Murdaya bisa menjalin kerja sama dengan pihak lain setelah kontraknya diputus oleh Nike. "Ibu Hartatai juga saya yakin walaupun tidak kerja sama dengan Nike tapi kerja sama dengan pihak lain juga tetap terbuka," tandasnya.Eddy pun mengingatkan agar masalah PHK karyawan menjadi perhatian pemerintah dengan membuat sistem pesangon yang dibayar melalui asuransi."Sehingga terjadi jaminan dengan pengusaha dan karyawan meskipun nanti pembayaran preminya lebih tinggi tapi dengan begini semua bisa kerja dengan baik jika tidak terjadi konflik," katanya. (ir/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads