World Economic Outlook IMF:
Cina, India, Rusia Paling Melesat
Kamis, 26 Jul 2007 09:16 WIB
Washington - Ditengah ancaman inflasi, IMF masih melihat perekonomian dunia tumbuh pada tingkat yang cukup mengesankan. Dari seluruh negara di dunia, pertumbuhan yang paling mengesankan dicatat oleh Cina, India dan Rusia."Negara-negara emerging market memimpin, dengan pertumbuhan Cina mencapai 11,5% selama semester I-2007. India dan Rusia juga mencatat pertumbuhan yang sangat kuat," ujar Deputi Direktur Departemen Riset IMF Charles Collyns seperti dikutip dari situs IMF, Kamis (26/7/2007).Mengenai pertumbuhan ekonomi AS yang sempat melemah selama kuartal I-2007, namun IMF melihat AS masih mampu mencatat pertumbuhan yang cukup pesat pada kuartal II."Di kawasan Eropa dan Jepang, pertumbuhan masih diatas tren, dengan beberapa tanda menunjukkan permintaan domestik mengambil porsi sentral yang lebih besar dalam ekspansinya," ujarnya.Namun IMF melihat masih adanya ancaman inflasi ditengah pertumbuhan ekonomi dunia yang kuat tersebut. Beberana negara emerging market dan negara berkembang menghadapi tekanan risiko harga terutama akibat naiknya harga-harga makanan dan energi.IMF menilai, kenaikan harga minyak dunia akhir-akhir ini disebabkan oleh terbatasnya kapasitas kilang. Sementara kenaikan harga-harga makanan disebabkan karena berkurangnya suplai dan meningkatnya penggunaan untuk biofuel.Secara keseluruhan, IMF melihat perekonomian dunia pada tahun 2007 dan diperkirakan tumbuh sekitar 5,2%. Angka tersebut merupakan revisi kenaikan sebesar 0,3% dari perkiraan sebelumnya.Revisi atas pertumbuhan ekonomi yang paling besar adalah pada negara-negara berkembang dan emerging market.Untuk tahun 2007, perekonomian Cina diperkirakan tumbuh sebesar 11,2%, Rusia sebesar 7% dan India sebesar 9%.
(qom/ir)











































