Proyek Nuklir Tetap di Muria

Proyek Nuklir Tetap di Muria

- detikFinance
Kamis, 26 Jul 2007 17:38 WIB
Jakarta - Untuk tetap menghasilkan listrik yang murah, proyek perdana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tidak akan pindah dari Semenanjung Muria, Jawa Tengah. Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Hudi Hastowo menjelaskan, Semenanjung Muria adalah satu-satunya lokasi yang memenuhi standar keamanan internasional. Kalaupun ada lokasi lain, maka itu berada di luar Jawa, Bali dan Madura. Padahal, PLTN dibangun untuk memasok listrik ke interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) yang permintaannya semakin membesar. Jika dibangun di luar Jamali, maka itu listrik yang dihasilkan harus dibawa ke interkoneksi Jamali. Yang artinya, akan menambah biaya transportasi. "Sejauh ini, memang baru itu (Semenanjung Muria)," katanya dalam jumpa pers tentang PLTN di gedung BPPT, Jakarta, Kamis (26/7/2007). Ia menceritakan, lokasi PLTN dipilih sejak 1974. Awalnya ada 15 calon lokasi. Karena daerah pantai selatan Jawa dinilai tidak aman, maka tinggal 3 tapak di Semenanjung Muria. "Lokasinya harus bebas vulkanologi, seismik, dan bebas banjir," tambahnya. Jika PLTN dibangun di Jamali, maka diperkirakan listrik yang dihasilkan berharga US$ 2 sen-US$ 4,5 sen per Kwh. Bersaing dengan listrik yang dihasilkan PLTU Mulut Tambang yang sekitar US$ 4 per Kwh. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads