Pasar Lambaro Aceh Diresmikan
Minggu, 29 Jul 2007 11:10 WIB
Jakarta -
Pasar Induk Lambaro yang berada di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) diresmikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Pembangunan pasar tersebut merupakan bagian dari merehabilitasi dan membangun kembali infrastruktur perdagangan di provinsi NAD pascatsunami.Dana pembangunan berasal dari bantuan hibah dari pemerintah dan masyarakat Jepang melalui Japan International Cooperation System (JICS) dengan alokasi anggaran mencapai lebih dari Rp 8 milyar. Demikian isi siaran pers dari Departemen Perdagangan, Minggu (29/7/2007).Upaya merehabilitasi dan membangun kembali NAD dan sekitarnya mendapat perhatian dari lembaga donor internasional, seperti berupa hibah dari JICS yang mencapai lebih dari Rp 24 milyar.Selain membangun Pasar Lambaro, dana tersebut juga untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan Gedung Metrologi dan peralatannya di Banda Aceh, pasar penunjang Pante Tengoh di Pidie, pasar tradisional Lampuyang dan Krueng Raya di Aceh Besar, serta pasar penunjang di Nias dan Nias Selatan.Departemen Perdagangan sendiri dalam upaya pemulihan kegiatan perekonomian dan perdagangan memberi bantuan pengadaan tenda jualan dan gerobak jualan yang diberikan secara cuma-cuma kepada para pedagang kecil.Selain itu, dilakukan pula pembangunan pasar tradisional dan pasar desa sebanyak 26 unit dengan anggaran Rp 6,5 milyar pada tahun 2005, pembangunan 10 unit pasar pada tahun 2006 dengan anggaran sebesar Rp 3,5 milyar, dan pada tahun ini sedang dilakukan pembangunan 3 unit pasar dengan anggaran Rp 4,5 milyar.
(arn/nvt)










































