PLN Siap Jadi Tukang Kredit Rice Cooker dan Ceret Listrik

PLN Siap Jadi Tukang Kredit Rice Cooker dan Ceret Listrik

- detikFinance
Senin, 30 Jul 2007 16:18 WIB
Jakarta - Tak mau kalah dengan Pertamina, PLN juga akan berpartisipasi konversi minyak tanah. PLN berniat membagi-bagikan penanak nasi rice cooker dan ceret listrik ke masyarakat sebagai upaya pengalihan penggunaan minyak tanah. Namun hal itu baru memungkinkan jika marjin cadangan (sisa pasokan) listrik Indonesia mencapai sekitar 35%. Saat ini cadangan listrik Indonesia mencapai sekitar 24%. Direktur Pembangkitan dan Energi Primer PLN Ali Herman menyatakan, diperkirakan marjin tersebut bisa dicapai pada 2010. Itu pun jika proyek 10 ribu MW bisa selesai tepat waktu. "Ini baru wacana, lho! Karena akan lebih murah ketimbang pakai minyak tanah," katanya disela-sela seminar energi di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Senin (30/7/2007). Seberapa irit? Ali menjabarkan. Misalkan dalam satu hari kebutuhan minyak tanah untuk masak nasi dan air adalah satu liter. Berarti setidaknya dibutuhkan sekitar Rp 2.500. Sedangkan jika pakai listrik, untuk rice cooker dan ceret listrik hanya dibutuhkan sekitar 700 MW. "Tiga kali masak berarti 2,1 kWh. Satu kWh cuma Rp 600. Jadi sekitar Rp 1.200. Ini kan saving minyak tanahnya" katanya. Namun ia menegaskan, rice cooker dan ceret listrik itu tidak dibagi secara gratis. "Bukan gratis, tapi kita berikan, mereka bayar cicil ke kita," ujarnya disambut tawa wartawan. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads