Ekspor Semester I-2007 Naik 14%

Ekspor Semester I-2007 Naik 14%

- detikFinance
Rabu, 01 Agu 2007 14:43 WIB
Jakarta - Nilai ekspor Indonesia Januari-Juni 2007 mencapai US$ 53,62 miliar atau meningkat 14,29 persen dibanding periode yang sama tahun 2006.Sementara nilai ekspor Indonesia selama Juni 2007 mencapai US$ 9,42 miliar atau berarti turun 2,98% dibandingkan ekspor Mei 2007. Namun jika dibandingkan Juni 2007 terhadap Juni 2006 ekspor naik 11,4%.Demikian disampaikan Kepala BPS Rusman Heriawan dalam konferensi pers dikantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Rabu (1/8/2007).Ekspor nonmigas Juni 2007 mencapai US$ 7,61 miliar, turun 3,96 persen dibanding Mei 2007, sedangkan dibanding ekspor Juni 2006 meningkat 14,11 persen. Penurunan ekspor nonmigas terbesar Juni 2007 terjadi pada bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$ 132,3 juta, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar US$ 128,8 juta.Untuk nilai impor Indonesia selama Juni 2007 mencapai US$ 5,93 miliar atau turun 8,57 persen dibanding Mei 2007 sebesar US$ 6,49 miliar. Sedangkan selama semester I-2007 nilai impor mencapai US$ 33,66 miliar atau meningkat 16,34 persen dibanding periode yang sama tahun 2006 sebesar US$ 28,93 miliar.Selama semester I-2007 impor nonmigas terbesar terjadi pada mesin atau pesawat mekanik dengan nilai US$ 4,17 miliar atau 17,15 persen dari total impor nonmigas. Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar ditempati oleh Cina dengan nilai US$ 3,62 miliar dengan pangsa 14,89 persen. Diikuti Jepang US$ 2,95 miliar (12,11 persen) dan Amerika Serikat US$ 2,21 miliar (9,07 persen). Sementara impor nonmigas dari ASEAN mencapai 22,11 persen dan Uni Eropa sebesar 14,04 persen.Menurut golongan penggunaan barang, impor barang konsumsi dan bahan baku atau penolong selama semester I 2007 meningkat masing-masing sebesar 44,57 persen dan 15,07 persen dibanding periode yang sama tahun 2006. Sedangkan impor barang modal meningkat sebesar 8,34 persen. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads