BPOM:
39 Makanan Cina Berformalin
Rabu, 01 Agu 2007 17:47 WIB
Jakarta - Daftar makanan Cina yang positif mengandung bahan berbahaya menjadi 39 merek. Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hanya merilis tujuh merek. Sayangnya BPOM keberatan untuk merilis nama-nama produk tersebut."Dari 222 makanan Cina yang kita uji laboratorium, 39 diantaranya terbukti mengandung bahan berbahaya," kata Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib dalam jumpa pers di Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (1/8/2007).Menurut Husniah, dalam satu bulan ini BPOM akan gencar melakukan uji laboratorium, selain makanan juga terhadap kosmetika impor terutama dari Cina."Bahan-bahan berbahaya yang diteliti seperti merkuri, hydroquinon dan rodamin," jelas Husniah.BPOM mengakui pihaknya tidak mungkin meneliti dan mengawasi seluruh bahan makanan dan obat-obatan yg beredar terutama yang dipelosok-pelosok.Pemerintah menghimbau masyarakat untuk proaktif dalam mengawasi makanan yang dikonsumsinya. Dengan cara memperhatikan kode izin edar. "Dengan adanya izin edar berarti makanan tersebut sudah melalui proses layak diedarkan dan dikonsumsi," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.Mari menjelaskan, kode izin edar yang tercantum dalam kemasan makanan apabila tertulis ML(makanan impor), MD (makanan buataan lokal), SP atau P-irt (pangan indusri rumah tangga), OL (obat impor), OD (obat buatan lokal), CL (kosmetik impor), CD (kometik buatan lokal).Menurut Mari, apabila masyarakat menemukan makanan tanpa kode izin edar agar melaporkan ke nomer telepon 3858187 untuk Direktorat Perlindungan Konsumen, 3858189 untuk Direktorat Pengawasan Barang beredar dan 4263333 untuk bagian pengaduan BPOM.Mengenai penindakan bagi importir makanan Cina berformalin tersebut, dapat dicabut nomor angka pengenal importirnya (API)."Kita sudah ada hubungan bilateral. Kita jajaki kerjasama antara BPOM Indonesia dengan BPOM Cina," ungkap Mari."Kita akan minta keterangan produsen asalnya," tambah Mari.
(arn/ir)











































